Langsung ke konten utama

KAULINAN BAHEULA

HAHAWUAN YANG MULAI DI TINGGALKANHasil gambar untuk hawu

Berbiacara masa kecil memang tak akan pernah habisnya, rasanya jutaan cerita terpatri di benak kita jika mengingat masalalu saat kita belum dewasa. Tingkah-tingkah Konyol dan nyeleneh sering kita peragakan dalam panggung permainan dunia anak-anak
Berbeda dengan di kota yang meskipun jaman dulu mainanya sudah barang tentu lebih canggih dari pada kami anak-anak pedesaan.
Hahawuan adalah sekelumit cerita yang mewarnai masa kecil kita dimana kita begitu asyik "ngoprek"(bermain) hahawuan, terbuat dari tumpukan batu bata atau tanah kering yang di tumpuk sedemikian rupa menyerupai tungku perapian berjejer di bedengan sawah mang dadang. kala itu jadi rutinitas sepulang sekolah atau bahkan pagi buta setelah subuh.
bila hari minggu tak akan sulit menemukan anak-anak Babakan tinggal singgahi saja Sawah "garing'' mang dadang di ujung kampung. yang berbatasan langsung dengan blok desa. kami begitu asik menghabisakn masa libur sekolah dengan membuat öblang-oblangan" alias kukuluban.
Namun bila sedang musim hahawuan banyak sekali pohon yang di "taraekan" pohon cengkih yang paling dekat selalu jadi sasaran, pohon nangka, pete dan tanaman pohon lain di sekitar.
hari ini tentu saja kagiatan anak semacam itu tak akan pernah kita temui lagi mengingat jaman sudah semakin maju dan pesat. internet ynag sudah menjamah hingga ke pelosok membuat anak lebih sering bemain di dunia maya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ADIBA FC B

Babakan memang gudangnya pesepak bola. dari tahun ketahun terus bermunculan bibit baru pesepak bola muda penuh talenta. namun tentu saja untuk menjadi pemain bola yang handal dan tangguh dibutuhkan pengalaman. Selain jam terbang yang mumpuni juga mental baja yang terbentuk dari pertandingan-pertandingan yang di lakoni ADIBA FC B di bentuk untukmemberi wadah sekaligus memberi kesempatan untuk insan bola babakn yang haus menit bermain. baik itu pemain muda atau pema in tua yang memang tetap terus eksis di tim ini. Tim ini memadukan Pemain muda dan pemain berkepala tiga sebagai sarana transfer ilmu baik teknik dan pengalaman. meskipun komposisi pemainya memadukan pemain gaek macam Nono Arab, kiper Legendaris Hasim Hodi seta anak-anak muda yang baru berkembang tapi tim ini tak kalah menakutkan dari tim Adiba FC inti. tercatat dalam berbagai pertemuan Piala kepala desa Buninagara mampu meraih hasil positif seperti saat meladeni tim kuat asal Buninagara Selatan Gunung Luhur FC dan PS ...

CURUG TUJUH CIAMIS

LALAYANGAN YANG HILANG DI TELAN JAMAN