HAHAWUAN YANG MULAI DI TINGGALKAN

Berbiacara masa kecil memang tak akan pernah habisnya, rasanya jutaan cerita terpatri di benak kita jika mengingat masalalu saat kita belum dewasa. Tingkah-tingkah Konyol dan nyeleneh sering kita peragakan dalam panggung permainan dunia anak-anak
Berbeda dengan di kota yang meskipun jaman dulu mainanya sudah barang tentu lebih canggih dari pada kami anak-anak pedesaan.
Hahawuan adalah sekelumit cerita yang mewarnai masa kecil kita dimana kita begitu asyik "ngoprek"(bermain) hahawuan, terbuat dari tumpukan batu bata atau tanah kering yang di tumpuk sedemikian rupa menyerupai tungku perapian berjejer di bedengan sawah mang dadang. kala itu jadi rutinitas sepulang sekolah atau bahkan pagi buta setelah subuh.
bila hari minggu tak akan sulit menemukan anak-anak Babakan tinggal singgahi saja Sawah "garing'' mang dadang di ujung kampung. yang berbatasan langsung dengan blok desa. kami begitu asik menghabisakn masa libur sekolah dengan membuat öblang-oblangan" alias kukuluban.
Namun bila sedang musim hahawuan banyak sekali pohon yang di "taraekan" pohon cengkih yang paling dekat selalu jadi sasaran, pohon nangka, pete dan tanaman pohon lain di sekitar.
hari ini tentu saja kagiatan anak semacam itu tak akan pernah kita temui lagi mengingat jaman sudah semakin maju dan pesat. internet ynag sudah menjamah hingga ke pelosok membuat anak lebih sering bemain di dunia maya.
Komentar
Posting Komentar